
sawitsetara.co - PONTIANAK – Kabar baik bagi petani kelapa sawit di Kalimantan Barat. Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit Provinsi Kalimantan Barat menetapkan harga TBS sawit untuk tanaman umur 10–20 tahun pada Periode II Juni 2026 naik sebesar Rp264 per kilogram menjadi Rp3.446,65 per kilogram. Kenaikan ini berlaku untuk pembayaran TBS sawit periode 8–15 Juni 2026.
Berdasarkan hasil penetapan tersebut, kenaikan harga terjadi hampir pada seluruh kelompok umur tanaman. Harga TBS tertinggi masih berada pada kelompok umur produktif 10–20 tahun yang menjadi acuan utama bagi petani plasma di Kalimantan Barat.
Selain harga TBS, tim penetapan juga menetapkan harga minyak sawit mentah (CPO) sebesar Rp14.418,91 per kilogram dan harga inti sawit (kernel) sebesar Rp12.974,32 per kilogram. Sementara itu, Indeks K ditetapkan sebesar 91,81 persen sebagai salah satu komponen dalam perhitungan harga TBS petani.

Kenaikan harga ini menjadi angin segar bagi pekebun sawit setelah sebelumnya harga TBS sempat mengalami fluktuasi akibat perubahan harga CPO dan kernel di pasar. Dengan harga yang kembali menguat, pendapatan petani diharapkan meningkat sehingga dapat menopang biaya perawatan kebun dan kebutuhan operasional lainnya.
Meski demikian, harga yang ditetapkan oleh tim provinsi merupakan harga acuan untuk kemitraan atau plasma. Harga yang diterima petani di lapangan dapat berbeda tergantung kualitas buah, lokasi kebun, biaya transportasi, dan kebijakan masing-masing pabrik kelapa sawit (PKS).

Daftar Harga TBS Sawit Kalimantan Barat Periode II Juni 2026
Umur 3 tahun: Rp2.588,73/kg
Umur 4 tahun: Rp2.780,41/kg
Umur 5 tahun: Rp2.983,88/kg
Umur 6 tahun: Rp3.110,56/kg
Umur 7 tahun: Rp3.221,89/kg
Umur 8 tahun: Rp3.312,56/kg
Umur 9 tahun: Rp3.374,91/kg
Umur 10–20 tahun: Rp3.446,65/kg
Umur 21 tahun: Rp3.405,62/kg
Umur 22 tahun: Rp3.375,17/kg
Umur 23 tahun: Rp3.332,94/kg
Umur 24 tahun: Rp3.240,41/kg
Umur 25 tahun: Rp3.154,49/kg.



Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *